SIAPA YANG HARUS KUSALAHKAN KETIKA CINTA KURASAKAN ?

25 09 2008

Siapa yang harus kusalahkan ketika cinta mulai kurasakan ?, engkaukah wahai jelita karena telah menyapaku dengan sebongkah rasa yang bertaburkan keindahan ?, ataukah engkau wahai jiwa karena tak mampu memilah pada siapa seharusnya kau sulamkan benang-benang cinta ini ?.

Jauh sebelum rasa yang kumiliki ini hendak menyapamu, kau telah larut berenang-renang bersamanya dalam gelombang kedamaian. Kisah bermula di ruangan itu, di bawah sebuah sumpah suci kau curahkan seluruh keindahan yang kau miliki, dan hanya dia yang akan menadahnya dalam kebahagiaan. Tak lama kemudian terciptalah awan cinta, tempat kalian rebah berdua diatasnya, dan tubuh kalian pun semakin lekat berdekap dalam kehangatan sambil menikmati indahnya sebuah asmara.

Tapi apa peduliku, ketika penderitaan yang tercipta saat membayangkan kau bercumbu dengannya tak mampu mengoyak rasa yang telah mengeras seperti karang, sakit yang semestinya memenuhi sudut hati seolah mengalah pada cinta yang telah bertahta dalam jiwa. Rasa ini semakin membara dalam kilauanya yang makin bercahaya meski aku hanya terduduk diam di pelataran taman yang sesak oleh bunga-bunga lamunan yang menebarkan bayang wajahmu.

Akhirnya saat yang dinanti tiba, seribu hari bagai sehari bila terus bersama dengan jiwa yang didamba. Tak perduli harus berbagi hati, tak perduli harus bergilir hari. Duhai jelita…, tunggulah aku di rumah tua, di sebuah sudut gulita, tempat kita memuaskan asmara. Oh jelita…, asmaraku yang membara akan mengajakmu masuk pada keheningan dan menikmati sebuah penyerahan. Oh jelita…, mungkin semua kan mengutuk perbuatan yang kita lakukan, tapi apalah artinya sebuah kutukan bila cinta yang kita rasakan mampu melawan kebijaksanaan. Karena siapa yang harus disalahkan ketika cinta mulai dirasakan ?


Tindakan

Information

2 tanggapan

30 09 2008
Didta

1 pertama yang paling Q cintai adalah Allah
namun aq juga punya harapan dan impian tentang surga

8 10 2008
fitri hermawati

bagiku…semua masihlah tentang pilihan..
salahkah cinta…?
salahkah diri…?
salahkah waktu…?

bagiku… akan kutrima cinta, bila dia datang dengan ikatan suci..
tapi akan kuhentikan lajunya, bila hadirnya takberiku pasti…meski dia takhenti menyapaku..

Tinggalkan komentar