KISAH LALU

27 08 2008

KISAH LALU

Satu ikatan yang dulu ku idamkan kini tak lagi ku inginkan, karena memang benar semua kisah lalu itu kini telah berubah menjadi debu yang hilang dihempas waktu. Rentetan kenangan yang selalu kau hias dengan kata-kata palsu telah kuhancurkan bersama ragu, menandakan berakhirnya semua keputusan keliru yang selama ini mengisi hariku. Hati yang dulu membisu kini tak lagi meratap haru, dan tatapan mata yang dulu selalu sayu tak kan lagi mampu hadirkan sebuah sendu, semua telah berlari jauh meninggalkan pilu. Kenangan kelabu bersama mu berakhir seperti kayu yang menjadi abu, hilang tanpa sisa yang menjadikannya tiada. Baca entri selengkapnya »





SUDUT SUNYI

17 08 2008

SUDUT SUNYI

Perputaran hari hanya menjadikan hidupmu penuh dengan kekosongan belaka, hasrat-hasrat sombongmu telah berubah menjadi puing-puing tajam yang selalu membuka tangis baru pada jalan yang telah basah oleh air mata. Sebuah nafsu telah mengenalkan pada dirimu bahwa bayang-bayang tak akan pernah menjadi nyata dan kenyataan tak seindah saat kau menengadah pada awan-awan, dan nafsu itu pula yang kini menuntunmu untuk meratap pada kematian. Jerat yang mengikat semakin menjauhkan kesempatan tuk menggapai tatapan yang telah kau lewati, tak mungkin semuanya untuk kembali karena tak pernah kau mampu untuk berlari melewati tangis. Dan tawa, semakin kelam untuk dipandangi. Kau tersiksa sekaligus menderita. Baca entri selengkapnya »





DOSA YANG KUNIKMATI

13 08 2008

Keindahan cinta yang kau tawarkan merubah semua kebahagiaan menjadi kemuraman yang mulai mengutuk jernihnya hati, saat malam yang sepi berubah menjadi sebuah konfrontasi antara hasrat yang suci dan hati yang mati. Satu rahasia yang semestinya dihargai akhirnya menyerah pada sebuah fantasi, ketika jernihnya sebuah tirai misteri hancur terkoyak oleh hembusan nafsu yang semestinya tak pernah terjadi. Satu keinginan untuk mencicipi berubah menjadi tragedi yang telah menghapus aneka warna ilahi menjadi kegelapan abadi. Oh…, mengapa semua ini mesti terjadi ?, jernihnya pikiran tak mampu lagi kita kuasai, ketika kita saling mendekatkan tubuh dan mulai menampakkan nafsu yang tersembunyi, mengapa hanya hasrat yang menggebu yang kita percayai ?. Baca entri selengkapnya »





BANGKU INI

8 08 2008

Dari bangku ini ku tatap dirimu dengan tanya. Bukan…bukan tatapan penuh tanya tentang angan yang kurasa atau asa yang kudamba, bukan juga tanya tentang rasa yang harus kutebar atau kukejar, karena rasa ini tak pernah berubah melingkari hati dan masih terus berjalan dalam sunyi. Kau memiliki keindahan dan ku kagumi itu, namun bukan berarti itu menjadikan satu alasan yang cukup untuk ku memiliki mu dalam nyata atau maya. Bukan kau tempat yang akan kutanami dengan benih hati, bukan kau tempat yang akan kujadikan taman hati. Aku telah memiliki bunga tersendiri yang akan selalu menyebarkan wanginya padaku, dan disitulah tempat aku tersungkur menikmati harumnya, bukan kau yang berdiri jauh disana, dalam potongan–potongan pandang yang tertangkap dalam samar dan sama sekali tak pernah tersentuh oleh jiwaku. Baca entri selengkapnya »